Kamis, 28 Maret 2013

TUGAS SOFTSKILL B.INDONESIA 2


TUGAS SOFTSKILL 2
METODE ILMIAH
Kasus yang dianalisis menggunakan metode ilmiah :
            Sarana ilmiah pada dasarnya merupakan alat yang membantu kegiatan ilmiah dalam berbagai langkah yang harus ditempuhnya. Pada langkah tertentu biasanya diperlukan sarana yang tertentu pula. Oleh sebab itulah maka sebelum kita mempelajari sarana-sarana berfikir ilmiah ini kita telah menguasai langkah-langkah dalam kegiatan ilmiah tersebut. Dengan jalan ini maka kita akan sampai pada hakekat sarana yang sebenarnya,sebab sarana merupakan alat yang membantu kita dalam mencapai tujuan tertentu,tanpa dengan kata lain,sarana ilmiah mempunyai fungsi-fungsi yang khas dalam kegiatan ilmiah secara menyeluruh.
              Sarana berfikir ilmiah ini,dalam proses pendidikan kita,merupakan bidang studi tersendiri.artinya kita mempelajari berbagai cabang ilmu.dalam hal ini kita harus memperhatikan dua hal.
            Pertama sarana ilmiah bukan merupakan ilmu dalam pengertian bahwa ilmiah itu merupakan kumpulan pengetahuan yang didapat berdasarkan metode ilmiah. Seperti diketahui, cirri-ciri ilmu umpamannya adalah penggunaan induksi dan deduksi dalam medapatkan pengetahuan. Cara berfikir ilmiah tidak mempergunakan cara ini dalam mendapatkan pengetahuannya. Secara lebih tuntas dapat dikatakan bahwa ilmu mempunyai metode tersendiri dalam mendapatkan pengetahuan yang berbeda dengan sarana berfikir ilmiah.
            Kedua tujuan mempelajari sarana ilmiah secara baik,sedangkan tujuan mempelajari ilmu dimaksudkan untuk mendapatkan pengetahuan yang memungkinkan kita untuk melakukan penelitian ilmiah secara baik,sedangkan tujuan mempelajari ilmu dimaksudkan untuk mendapatkan pengetahuan yang memungkinkan kita untuk bisa memecahkan masalah kita sehari-hari. Dalam hal ini sarana ilmiah merupakan alat bagi cabang-cabang pengetahuan untuk mengembangkan materi pengetahuan berdasarkan metode ilmiah dalam melakukan fungsinya secara baik. Jelaskan mengapa cara berfikir ilmiah mempunyai metode tersendiri yang berbeda dengan metode ilmiah mendapatkan pengetahuannya,sebab fungsi sarana ilmiah adalah melakukan fungsi ilmiah dan bukan ilmu itu tersendiri.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dari sarana berfikir ilmiah adalah

    Saran berfikir ilmiah bukanlah ilmu,melainkan kumpulan pengetahuan yang didapatkan berdasarkan metode ilmiah
    Tujuan mempelajari metode ilmiah adalah untuk memungkinkan kita melakukan penelitian secara baik.
        Adapun sarana berfikir ilmiah adalah bahasa,logika,matematika dan statiska. Keempat sarana berfikir ilmiah sangat berperan dalam pembentukan ilmu yang baru.
            Syarat suatu ilmu adalah bila ilmu itu sesuai dengan pengetahuanya dan sesuai dengan kenyataanya,atau dengan kata lain suatu ilmu itu berada di dunia empiris dan dunia rasional seperti yang tertera pada bagan satu. Andaikan ilmu itu bergerak dari khasanah ilmu yang berada didunia rasional kemudian ilmu itu mengalami proses deduksi. Dalam proses deduksi ini,sarana berfikir ilmiah yang berperan adalah logika dan matematika. Disini teori-teori yang ada dapat dikaitkan dengan fenomena-fenomena sehingga terjadilah hipotesis atau dugaan,dalam hal ini disebut sebagai ramalan. Ramalan ini perlu diuji melalui tahapan pengujian. Tahapan pengujian dilakukan dengan menggunakan metode ilmiah.
            Dalam proses pengujian dilakukan pengumpulan fakta-fakta di lapangan atau di dunia empiris. Selanjutnya,dilakukan pengujian dengan berbantuan sarana berfikir ilmiah statistika, sehingga terjadi proses induksi untuk mendapatkan kasanah ilmu yang lain. Proses ini akan berulang terus,sehingga ilmu tersebut selalu berkembang untuk mendapatkan ilmu yang baru atau ilmu yang lainnya.
Contoh metode ilmiah

1.    Metode ilmiah yang ilmiah :
PT PERTAMINA EP MENGEMBALIKAN BLOK PEMERINTAH
Jakarta kompas – PT Pertamina exploration dan production (EP) akan mengembalikan sebagian wilayah kerja minyak dan gas bumi kepada pemerintah. Hal ini dilakukan karena sebagian wilayah kerja tersebut dinilai tidak prospektif dan sulit di kembangkan sebagai wilayah operasi migas.Terkait hal itu, wakil menteri energi dan sumber daya mineral susilo siswoutomo,jumat(8/3),saat ditemui dikantor kementrian ESDM,jakarta,menyambut positif rencana pertamina EP tersebut untuk mengoptimalkan pengelolaan miigas nasional. Baguslah, artinya nantinya area jadi terbuka dan bisa di tenderkan lagi untuk dieksplorisasi oleh perusahaan lain. Jadi pertamina EP tinggal fokus pada daerah-daerah yang betul-betul propesktif.
                          
2.    Metode non ilmiah yang tidak ilmiah :
MENANTI AKSI JAGO TUA BENARD HOKINS
Di jagat tinju adalah lajim. Seorang petinju berkata,satu kanfas lagi saya berhenti. Namun,kenyataanya ia belum berhenti,naik ring lagi,dan lagi hingga ya berkata,satu del lagi saya bener-bener dah pension.

TUGAS SOFTSKILL B.INDONESIA 1


TUGAS SOFTSKILL 1
PENALARAN
1.    Tuliskan bagaimana penalaran dipergunakan dalam proses berbahasa ?
Jawaban :
            Penalaran secara literal Bahasa Inggris adalah reasoning. Berasal dari kata reason, yang secara literal berarti alasan. Berarti reasoning atau to reason adalah memberikan/memikirkan alasan. Penggunaan Bahasa Indonesia dalam proses penalaran dimaksudkan dalam Penulisan Ilmiah yang akan disajikan pada penjelasan dibawah ini. dalam pembahasan kali ini akan di bahas proses penalaran digunakan untuk menyusun Penulisan Ilmiah.
            Penalaran merupakan bentuk tertinggi dari ke tiga bentuk pemikiran tersebut , sehingga penalaran akan lebih rumit jika dibandingkan dengan pengertian dan pernyataan (proporsisi). Penalaran  adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (observasi empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Secara sederhana, penalaran didefenisikan sebagai proses pengambilan kesimpulan berdasarkan proporsisi – proporsisi yang mendahuluinya. Penalaran dari aspek teoritis dapat didefinisikan sebagai proses berpikir logis dan sistematis untuk membentuk dan mengevaluasi suatu keyakinan terhadap pernyataan atau asersi. Tujuan dari penalaran adalah untuk menentukan secara logis dan objektif, apakah suatu pernyataan valid (benar atau salah) sehingga pantas untuk diyakini atau dianut.
            Penalaran adalah proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera (pengamatan empirik) yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian. Berdasarkan pengamatan yang sejenis juga akan terbentuk proposisi – proposisi yang sejenis, berdasarkan sejumlah proposisi yang diketahui atau dianggap benar, orang menyimpulkan sebuah proposisi baru yang sebelumnya tidak diketahui. Proses inilah yang disebut menalar.
            Dalam penalaran, proposisi yang dijadikan dasar penyimpulan disebut dengan premis (antesedens) dan hasil kesimpulannya disebut dengankonklusi (consequence).
Ada dua jenis metode dalam menalar yaitu induktif dan deduktif :
•> Metode induktif
            Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum. Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.
            Penalaran induktif yang digolongkan menjadi tiga, yaitu generalisasi, analogi, dan sebab akibat dapat diterapkan dalam penulisan paragraf induktif.
1)   Generalisasi                                                                                
            Pegawai negeri dilingkungan Pemerintahan Daerah Kota Semarang setiap hari Kamis harus memakai pakaian batik dan lurik. Demikian juga pegawai negeri dilingkungan Pendidikan Kota Semarang maupun Propinsi Jawa Tengah. Bahkan pegawai negeri di instansi dimana saja di jawa Tengah memakai batik atau lurik.Jadi dapat disimpulkan bahwa semua pegawai negeri di Jawa tengah memakai batik atau lurik di hari kamis.
2)   Analogi
            Sebuah peribahasa mengatakan bahwa semakin tinggi pohon, semakin kencang pula anginnya. Pernyataan ini sesuai dengan perjalan karir manusia. Ketika seseorang telah menduduki jabatan, selalu ada orang yang tidak menyukai. Ketidaksukaan ini dapat dilampiaskan dalam berbagai bentuk, misalnya: fitnah, ancaman, kekerasan, atau pemerasan.Dapat dikatakan bahwa jabatan seseorang dan ujian yang dihadapi sama dengan ketinggian pohon dan angin yang menerpanya.
3)   Sebab akibat
            Bersamaan dengan naiknya tarif semua angkutan umum, harga sebagian besar bahan pangan naik. Harga kebutuhan pokok pun merayap mengikuti. Semua penjual dipasar melakukan tindakan pengamanan dengan menyesuaikan harga jual terbarunya. Bahkan, label pada semua barang di toko mulai diubah. Demikianlah dampak hebat pengurangan subsisi BBM yang sangat dirasakan oleh masyarakat.Jadi dapat disimpulkan bahwa dengan naiknya tarif BBM mengakibatkan turut naiknya harga kebutuhan pokok.
• > Metode Deduktif
            Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.
Contoh: Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.
            Jika seseorang melakukan penalaran, maksudnya tentu adalah untuk menemukan kebenaran. Kebenaran dapat dicapai jika syarat – syarat dalam menalar dapat dipenuhi.
         Suatu penalaran bertolak dari pengetahuan yang sudah dimiliki seseorang akan sesuatu yang memang benar atau sesuatu yang memang salah.
         Dalam penalaran, pengetahuan yang dijadikan dasar konklusi adalah premis. Jadi semua premis harus benar. Benar di sini harus meliputi sesuatu yang benar secara formal maupun material. Formal berarti penalaran memiliki bentuk yang tepat, diturunkan dari aturan – aturan berpikir yang tepat sedangkan material berarti isi atau bahan yang dijadikan sebagai premis tepat.
            Fungsi penalaran ini lebih banyak memberi tekanan pada penggunaan bahasa sebagai alat berfikir, mengerti, dan menciptakan konsep-konsep. Bahasa digunakan untuk bernalar. Pelajaran teoritk suatu ilmu, penerapan ilmu secara praktis, penciptaan konsep-konsep baru, dan perumusan gagasan – gagasan dilakukan dengan bahasa penalaran. Pengajaran bahasa dapat dilakukan dengan latihan bernalar, seperti berpikir logis, analitis, dan sintesis, serta evaluatif.

Blog pada WordPress.com. | Tema: Greyzed oleh The Forge Web Creations.       

TUGAS KLKP


TUGAS KOMPUTERISASI LEMBAGA KEUANGAN PERBANKAN
         
WORLD FINANCIAL FLOW
URAIAN  KASUS :       
1.  AN seorang investor yang ingin menyimpan uangnya di Bank.
2.  Lalu Siti ingin membuka usaha sebuah toko dengan meminjam modal dari sebuah BANK sebesar  20.000 dan bekerja sama dengan AFTM.
3.   –B  meminjam dana sebesar 100 juta ke sebuah Bank untuk membuka usahanya.
4. Bank kekurangan dana dikarenakan pinjaman dari B ke Bank,dan Bank ingin bekerja sama dengan PT XYZ. 
5.  PT.XYZ  memberikan pinjaman ke BANK 100.000. Lalu dia mencari PT. KIM untuk bias bekerja sama dengannya agar PT. XYZ bisa balik modal yang dikarenakan –B belum membalikan dana yang dipinjamkan ke BANK.
6.  Lalu PT KIM keberatan kepada PT. XYZ yang ingin meminjam dana sebesar 100.000. Lalu dia ingin bekerja sama kepada PT. OPQ.
7. Dimana PT OPQ membangun 3 perusahaan yaitu OP,OQ dan QP dimana PT SITIS kekurangan saham dan menjual saham 20% kepada PT OP,20% KEPADA PT OQ dan 20% kepada PT QP.
TEORI WORLD FINANCIAL FLOW :
            Pengertian sumber dana bank adalah usaha bank dalam menghimpun dana dari masyarakat. perolehan ini tergantung pada bank itu sendiri, apakah dari simpanan masyarakat atau dari lembaga lainnya. Pemilihan sumber dana akan menentukan besar kecilnya biaya yang ditanggung. Oleh karena itu pemilihan sumber dana harus dilakukan secara tepat.
            Di dalam msyarakat terdapat orang memiliki dana lebih (A) dan orang yang yang membutuhkan dana (B). Tanpa adanya (A) atau (B) Bank tidak akan bisa hidup. Bunga untuk masyarakat yang menabung ditulis (i1) dan bunga bagi masyarakat yang meminjam ditulis (i2).
            Jika ingin meminjam uang dengan A, antara si A dan si B harus memenuhi 2 syarat yaitu si B harus kenal terlebih dahulu dengan si A agar dapat dipercaya. Dan si A mempunyai uang untuk dipinjamkan untuk si B. Ini disebut dengan Double Coincidence. Dan di dalam double coincidence itu terjadi Financial Intermedit atau Perantara Keuangan.
Antara masyarakat yang menyimpan uangnya (A) di Bank berupa :
1. saving deposit = tabungan.
2. demand deposit = giro.
3. time deposit = deposit
            Sedangkan dana yang dipinjamkan (B) untuk masyarakat berupa kredit atau loan. Di dalam (B), untuk mengurangi resiko, Bank lebih memilih 10 orang menabung masing-masing 1juta dari pada 1 orang menabung 10 juta. Inilah yang disebut dengan law of the large member atau hukum bilangan besar, dan hukum ini sangat bergatung pada masyarakat.
            Adapun cara lain untuk mempertemukan A dan B selain melalui Bank adalah dengan Capital Market (i3). Capital market dibagi menjadi 2 yaitu :
1. Saham (surat kepemilikan)
Saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan. Dengan menerbitkan saham, memungkinkan perusahaan-perusahaan yang membutuhkan pendanaan jangka panjang untuk ‘menjual’ kepentingan dalam bisnis – saham (efek ekuitas) – dengan imbalan uang tunai. Imbalan tersebut berupa deviden atau capital gain.
2.  Dividen
Deviden adalah pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki. Sedangkan capital gain adalah suatu keuntungan atau laba yang diperoleh dari investasi dalam surat berharga atau efek, dimana nilainya melebihi dari harga pembelian.
3. Obligasi (surat hutang)                                                      
obligasi merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran. Imbalan dari obligasi adalah diskonto.
            Jika B mengalami kerugian atau kematian maka Bank tidak akan menanggung kerugian itu sendiri. Bank bekerja sama dengan asuransi. Sebut saja asuransi XYZ dengan premi 30% & up 30 jika asuransi XYZ tidak kuat menanggung kerugian Bank, maka terjadilah reasuransi kepada asuransi KLM dengan premi 30% & up 30, dan jika asuransi KLM tidak sanggup juga untuk menanggung kerugian BANK maka terjadilah retrocessi kepada asuransi ABC dengan premi 40% & up 40.
            Demi mendapatkan saham BANK, asuransi ABC membeli saham-saham dari BANK untuk membuka usaha leasing sebut saja DEF leasing, biasanya leasing yang dibuka asuransi itu berupa kendaraan dan barang elektronik. Jadi selain asuransi ABC memiliki saham BANK, asuransi ABC pun memiliki usaha yang diberi nama DEF leasing.
            Di indonesia untuk sekarang ini belum ada asuransi yang seperti asuransi ABC. Asuransi ABC baru ada di luar negeri. Dan yang dimaksud dengan transnational corporation jika perusahaan asuransi ABC memiliki saham dari beberapa BANK di negara lain.

Senin, 22 Oktober 2012

DEMOGRAFI DAN FAKTOR DEMOGRAFI


DEMOGRAFI DAN FAKTOR DEMOGRAFI

Demografi berasal dari bahasa Yunani yang berarti “Demos” = rakyat atau penduduk dan “Grafein” = menulis. Jadi Demografi adalah tulisan-tulisan atau karangan-karangan mengenai rakyat atau penduduk.Kependudukan atau demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Meliputi di dalamnya ukuran, struktur, dan distribusi penduduk, serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran, kematian, migrasi, serta penuaan. Analisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan, kewarganegaraan,agama, atau etnisitas tertentu.
Tujuan penggunaan demografi ada 4 yaitu:
1) Mempelajari kuantitas dan distribusi penduduk dalam suatu daerah tertentu.
2) Menjelaskan pertumbuhan masa lampau, penurunannya dan persebarannya dengan sebaik-baiknya dan dengan data yang tersedia.
3) Mengembangkan hubungan sebab akibat antara perkembangan penduduk dengan bermacam-macam aspek organisasi sosial.
4) Mencoba meramalkan pertumbuhan penduduk dimasa yang akan datang dan kemungkinan-kemungkinan konsekuensinya.
Beberapa aplikasi penggunaan demografi antara lain; kesehatan masyarakat (fertilitas dan mortalitas), penggunaan tanah (pertumbuhan penduduk, dan distribusinya), penggunaan sekolah, fasilitas umum (jumlah penduduk, struktur umur, distribusi penduduk), pemasaran, ketenagakerjaan (jumlah penduduk, struktur umur dan distribusinya). 

Faktor-faktor  demografi
1.Jumlah Penduduk
 Jumlah penduduk yang banyak akan memperbesar pengeluaran konsumsi secara menyeluruh, walaupun pengeluaran rata-rata per orang atau per keluarga relative rendah. Pengeluaran konsumsi suatu negara akan sangat besar, bila jumlah penduduk sangat banyak dan pendapatan per kapita sangat tinggi.

2. Komposisi Penduduk
Pengaruh komposisi penduduk terhadap tingkat konsumsi, antara lain :
- Makin banyak penduduk yang berusia kerja atua produktif (15-64 tahun), makin besar tingkat     konsumsi. Sebab makin banyak penduduk yang bekerja, penghasilan juga makin besar.
 -Makin tinggi tingkat pendidikan masyarakat, tingkat konsumsinya juga makin tinggi, sebab pada saat seseorang atau suatu keluarga makin berpendidikan tinggi maka kebutuhan hidupnya makin banyak.
-Makin banyak penduduk yang tinggal di wilayah perkotaan (urban), pengeluaran konsumsi juga   semakin tinggi. Sebab umumnya pola hidup masyarakat perkotaan lebih konsumtif disbanding masyarakat pedesaan.
  
Faktor-faktor Non Ekonomi
 Factor-faktor non-ekonomi yang paling berpengaruh terhadap besarnya konsumsi adalah faktor social budaya masyarakat. Misalnya saja, berubahnya pola kebiasaan makan, perubahan etika dan tata nilai karena ingin meniru kelompok masyarakat lain yang dianggap lebih hebat/ideal.


Bagaimana faktor demografi dapat mempengaruhi keputusan pemasaran

      Ada beberapa faktor demografi yang dapat mempengaruhi keputusan pemasaran, yaitu:

1. Lingkungan ekonomi
Faktor ini dapat mempengaruhi daya beli dan pola pengeluaran konsumen, karena suatu bangsa mempunyai tingkat dan distribusi pendapatan yang berbeda-beda.
  
2.  Lingkungan teknologi
Faktor ini sangat berperan penting karena lingkungan teknologi mempunyai kekuatan untuk menciptakan teknologi baru seperti alat-alat elektronik, dll yang bermanfaat untuk kebutuhan manusia. Dengan adanya teknologi maka akan menciptakan peluang dan pasar baru.

3.  Lingkungan politik
Lingkungan politik ini terdiri dari hukum, badan hukum dan pemerintah. Hal ini sangat mempengaruhi keputusan pemasaran karena lembaga politik dapat membatasi suatu organisasi atau individu dalam masyarakat.

4. Lingkungan alam
Lingkungan alam sangat menentukan tersedianya bahan baku untuk produksi atau tidak. Hal ini sering menjadi pertimbangan bagi pemasar untuk memasarkan produknya.

5. Lingkungan budaya
Manusia tumbuh dalam masyarakat tertentu yang membentuk keyakinan dan nilai dasarnya. Karakteristik budaya yang mempengaruhi pengambilan keputusan pemasaran adalah keteguhan pada nilai-nilai budaya dan perubahan dalam nilai budaya sekunder.

Minggu, 07 Oktober 2012

ASPEK - ASPEK ILMU DALAM PERILAKU EKONOMI

Aspek – aspek Ilmu Dalam Perilaku Konsumen Kata konsumen kita pasti sering kali mendengar kata tersebut dalam kehidupan sehari-hari . Konsumen itu sendiri adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain, maupun makhluk hidup lain dan tidak untuk diperdagangkan . Sedangkan perilaku konsumen itu sendiri ialah pencarian,pemilihan,pembelian,penggunaan,serta pengevaluasian produk dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian. Untuk barang berharga jual rendah (low-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan mudah, sedangkan untuk barang berharga jual tinggi (high-involvement) proses pengambilan keputusan dilakukan dengan pertimbangan yang matang. Pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal : 1. Untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli. 2. Kedua, perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut. 3. Ketiga adalah dalam hal pemasaran sosial (social marketing), yaitu penyebaran ide di antara konsumen.Dengan memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan proses pengambilan keputusan pembelian. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen : Ada tiga faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen, yaitu : 1. Konsumen Individu a. Kebutuhan konsumen, b. Persepsi atas karakteristik merek, c. Sikap kearah pilihan. Sebagai tambahan, pilihan merek dipengaruhi oleh demografi konsumen, gaya hidup, dan karakteristik personalia. 2. Pengaruh Lingkungan Lingkungan pembelian konsumen ditunjukkan oleh a. Budaya (Norma kemasyarakatan, pengaruh kedaerahan atau kesukuan), b. Kelas sosial (keluasan grup sosial ekonomi atas harta milik konsumen), c. Grup tata muka (teman, anggota keluarga, dan grup referensi) d. Faktor menentukan yang situasional ( situasi dimana produk dibeli seperti keluarga yang menggunakan mobil dan kalangan usaha). 3. Marketing Strategy Merupakan variabel dimana pemasar mengendalikan usahanya dalam memberitahu dan mempengaruhi konsumen. Variabel-variabelnya adalah a. Barang, b. Harga, c. Periklanan, d. Distribusi yang mendorong konsumen dalam proses pengambilan keputusan. Pemasar harus mengumpulkan informasi dari konsumen untuk evaluasi kesempatan utama pemasaran dalam pengembangan pemasaran. Teori Perilaku Konsumen Teori perilaku konsumen dibedakan menjadi dua macam yaitu pendekatan nilai guna (utiliti) dan pendekatan nilai guna ordinal. Dalam pendekatan nilai guna cardinal dianggap manfaat atau kenikmatan yang diperoleh seorang konsumen dapat dinyatakan secara kuantitatif. Dalam pendekatan nilai guna ordinal, manfaat atau kenikmatanyang diperoleh dari masyarakat yang dikonsumsibarang-barang tidak dikuantifikasi.

Rabu, 18 April 2012

TUGAS SOFTSKILL PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

Demokrasi: Antara Teori dan Pelaksanaannya di Indonesia A. Pengantar : Arti , Makna , dan Manfaat Demokrasi Demokrasi berasal dari kata Yunani demos dan kratos . Demos artinya rakyat, kratos berarti pemerintah.Jadi, demokrasi berarti pemerintahan rakyat,yaitu pemerintahan yang rakyatnya memegang peranan yang sangat menentukan. Dari kutipan pengertian tersebut tampak bahwa kata demokrasi merujuk kepada konsep kehidupan Negara atau masyarakat dimana warga negara turut berpartisipasi dalam pemerintahan melalui wakilnya yang dipilih melalui pemilu. Manfaat Demokrasi Manfaat demokrasi di antaranya adalah sebagai berikut : 1. Kesetaraan sebagai warga Negara Demokrasi bertujuan memperlakukan semua orang adalah sama dan sederajat. 2. Memenuhi kebutuhan-kebutuhan umum Dibandingkan dengan pemerintah tipe lain seperti sosialis dan fasis, pemerintah yang demokratis lebih mungkin untuk meemnuhi kebutuhankebutuhan rakyat biasa. 3. Pluralisme dan kompromi Demokrasi mengandalkan debat terbuka , persuasi,dan kompromi. 4. Menjamin hak-hak dasar Demokrasi menjamin kebebasan-kebebasan dasar. B. Nilai- nilai Demokrasi Demokrasi memerlukan usaha nyata setiap warga Negara dan perangkat pendukungnya dan dijadikannya demokrasi sebagai pandangan hidup ( way of life ) dalam kehidupan bernegara. Untuk menumbuhkan keyakinan akan baiknya system demokrasi,maka harus ada pola perilaku yang menjadi tuntunan atau norma/ nilai-nilai demokrasi yang diyakini masyarakat.Nilai-nilai demokrasi membutuhkan hal-hal berikut: 1. Kesadaran akan pluralisme. Masyarakat yang hidup demokratis harus menjaga keberagaman yang ada di masyarakat. 2. Sikap jujur dan pikiran yang sehat. Pengambilan keputusan didasarkan kepada prinsip musyawarah mufakat dan memperhatikan kepentingan masyarakat pada umumnya. 3. Demokrasi membutuhkan kerja sama antarwarga masyarakat dan sikap serta itikad baik. Demokrasi membutuhkan kerjasama antar anggota masyarakat untuk mengambil keputusan yang disepakati semua pihak. 4. Demokrasi membutuhkan sikap kedewasaan. Demokrasi mengharuskan adanya kesadaran untuk dengan tulus menerima kemungkinan kompromi . 5. Demokrasi membutuhkan pertimbangan moral. Demokrasi memerlukan pertimbangan moral atau keluhuran akhlak menjadi acuan dalam berbuat dan mencapai tujuan. C. Prinsip dan Parameter Demokrasi Suatu Negara atau pemerintah dikatakan demokratis apabila dalam system pemerintahannya mewujudkan prinsip-prinsip demokrasi. Menurut Robert A. Dahl terdapat tujuh prinsip demokrasi yang harus ada dalam system pemerintahan , yaitu : 1. Adanya control atau kendali atas keputusan pemerintah. 2. Adanya pemilihan yang teliti dan jujur. 3. Adanya hak memilih dan dipilih. 4. Adanya kebebasan menyatakan pendapat tanpa ancaman. 5. Adanya kebebasan mengakss informasi. 6. Adanya kebebasan berserikat yang terbuka. 7. D. Jenis-jenis Demokrasi Demokrasi ada beberapa jenis yang disebabkan perkembangan dan pelaksanaannya di berbagai kondisi dan tempat. 1. Demokrasi berdasarkan cara mengeluarkan pendapat 1. Demokrasi langsung. Dalam demokrasi langsung rakyat diikiutsertakan dalam keputusasn untuk menjalankan kebijakan pemerintah. 2. Demokrasi tidak langsung atau demokrasi perwakilan. Demokrasi ini dijalankan oleh rakyat melalui wakil rakyat yang dipilihnya melalui pemilu 3. Demokrasi perwkailan dengan pengawasan langsung dari rakyat. Demokrasi ini merupakan campuran antara demokrasi langsung dengan demokrasi perwakilan. Referendum diklasifikasikan menjadi tiga : 1. Referendum wajib 2. Referendum tidak wajib 3. Referendum konsulatif 2. Demokrasi berdasarkan titik perhatian atau prioritas a. Demokrasi formal b. Demokrasi material c. Demokrasi campuran 3. Demokrasi prinsip ideology a. Demokrasi liberal b. Demokrasi rakyat atau demokrasi proletar 4. Berdasarkan wewenang dan hubungan antar alat kelengkapan Negara a. Demokrasi sisitem parlementer b. Demokrasi system presidensial E. Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia Pelaksanaan Demokrasi Pancasila pada era reformasi: 1. Demokrasi Parlementer (Liberal) Demokrasi parlementer di pemerintahan kita telah di praktikan pada masa berlakunya UUD 1945 periode pertama (1945-1949) kemudian di lanjutkan pada masa berlakunya Republik Indonesia Serikat (1949) dan UUDS (1950). Pelaksanaan demokrasi parlementer tersebut secara yuridis resmi berakhir pada tanggal 5 juli 1959 bersamaan dengan pemberlakuan kembali UUD 1945. 2. Demokrasi Terpimpin Demokrasi terpimpin memiliki kelebihan yang dapat mengatasi permasalahan yang di hadapi masyarakat. Hal itu dapat dilihat dari ungkapan Presiden soekarno pada tanggal 22 April 1959 tentang pokok-pokok demokrasi terpimpin antar lain: 1. Demokrasi terpimpin bukanlah dictator 2. Demokrasi terpimpin adalah demokrasi yang cocok dengan kepribadian dan dasar hidup bangsa Indonesia 3. Inti dari pimpinan dala demokrasi terpimpin adalah permusyawarahan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan 4. Oposisi dalam arti melahirkan pendapat yang sehat dan yang membangun di haruskan dalam demokrasi terpimpin 3. Demokrasi Pancasila pada Masa Orde Baru Penguasa orde baru melakukan penyimpangan-pemyimpangan yang berkaitan dengan demokrasi pancasila, yaitu: 1. Penyelenggaraan pemilu yang tidak jujur dan tidak adil 2. Pengekangan kebebasan berpolitik bagi PNS 3. Kekuasaan yudikatif yang tidak mandiri 4. Kurangnya jaminan mengemukakakn pendapat 5. System kepartaian yang tidak otonom 6. Maraknya praktik KKN 7. Mentri-mentri dan gubernur diangkat menjadi MPR 4. Demokrasi Langsung pada Era Orde Reformasi Berdasarkan peraturan perundang-undangan, terdapat beberapa perubahan pelaksanaandemokrasi pada orde Reformasi sekarang ini, yaitu: 1. Pemilihan umum lebih demokratis 2. Parati politik lebih mandiri 3. Pengaturan hak asasi manusia 4. Lembaga demokrasi lebih berfungsi 5. Konsep Trias Politika masing-masing bersifat otonom penuh F. Mengembangkan Sikap Demokrasi Bangsa Indonesia saat ini pada era Reformasi, sedang belajar menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi. Untuk mengembangkan sikap demokrasi , maka proses pembelajaran dan pendidikan akan lebih efektif bila dimulai dari dalam keluarga dan dalam dunia pendidikan formal.

Rabu, 11 April 2012

TUGAS SOTFSKILL KEWARGANEGARAAN

Untukmembangunsuatutatananmasyarakat yang demokratisdanberkeadaban,makasetiapwarga Negara harusmemilikinkarakterataujiwa yang demokratis,antara lain ialah A. Rasa hormatdantanggungjawab Rasa hormatdantanggungjawabialahsuatusifat yang harus di milikisetiap orang dalamberwarga Negara yang harussalingmenghormatisatusamalainnyadan di berengidengan rasa tanggungjawab.contohnya : a) Yang mudaharusmenghormati yang tua. b) Kitaharusmenghormatiseseorang yang sedangberbicaraataumenyampaikanpendapatnyajikasedang di permusyawarahanataupersidangan. B. Bersikapkritis Bersikapkeritisialahsuatusikapseseorang yang mampumengeluarkanpendapatuntukmenyelesaikanmasalahdengankepedulianakansuatupermasalahan.conttohnya : a) Jikadalammusyawarahatausuaturapatkitaharusaktifdalammemberikanpendapatdanmerasapedulidenganapa yang di hadapi. b) A C. Membukadiskusidan dialog. Suatusikap yang harus di milikiseseorang yang slluingin di setiapmasalahatausuatukeinginantertentudengancaramenyelesaikanyadengancaraberdiskusidan dialog yang salingmemberikandanmenyampaikan pa sesuatupendapatnya.tanpaharusmengambilkeputusansendiri. Contohnya: a) Jikamenjadiseorangpemimpinhendaklahdalam di setiapmengambilkeputusanharusbersamasamadan di diskusikan. b) Jikaadasuatumasalahdalamsuatuorgnisasihendaklah di sampaikandandi bicarakanbersamasamadan di diskusikan. c) Jikaadasuatupencuri yang tertangkapjanganlahbermain hakim sendiridanharusdi permusawarahkaan di dalammengambilkeputusannya. D. Bersikapterbuka Suatusikap yang harus di milikiseseorang di dalamorganisasiatauperkumpulandalam di setiapbagianharusmembicarakanapa yang di alamiatau yang adadalambagiantersebut agar semua orang tersebutdapatmengetahuisemuasegalasesuatunya yang terdapat di bagiantersebut.contohnya : a) Jikaadasuatukegiatandalamsuatuorganisasikitaharusterbukasatudengan yang lain agar dapatmengetahuidandapatterselesaikandenganbaik. b) Kita harusterbukadalam E. Rasional Berani berfikir Rasional dan berani menerima resiko. F. Jujur Suatusikap yang paling penting yang harus di miliki di setiap orang di dalamberwarga Negara ialahsikap yang selaluberbicarasesuaidengankenyataanatau yang di alamiatau yang terjadipadadirisetiaporang.contohnya : a) Jikadalambertransaksiuangharuslahsesuaidengantujuan yang di maksud b) Jikaadasuatukesalahanataukejelekandalampekerjaannyaharuslahberbicaradengansesuaikenyatannya. Apa yang andaketahuitentangmisidanvisi. VISI Ialahsesuatu yang ingin di ciptakanatau di raiholehseseorang. MISI Ialahsesuatucaraataukegiatan yang harus di lakukanolehseseorang agar apa yang di citakanatau yang di inginkandapatterwujud. VISI daripendidikanwarganegaraandalammenghadapi era gelobalisasi.