MANUSIA DAN HARAPANN
Harapan adalah sebuah keinginan yang terinspirasi oleh sebuah angan-angan.Manusia selalu mempunyai sebuah harapan.Harapan itu terbagi menjadi beberapa pokok fungsi :
1. Harapan melalui sebuah khayalan.
2. Harapan melalui mimpi
3. Harapan melalui hati
Disaat mata kita terbuka sejak lahir,manusia pasti sudah diberikan sebuah akal dan naluri.Akal dipakai manusia untuk berfikir.Naluri digunakan manusiauntuk merasakan.Dengan adanya sebuah akal dan naluri,maka akan bias menciptakan suatu harapan.dibagi menjadi 2 :
1. Harapan yang sifatnya riil
2. Harapan yang sifatnya non rill
Harapan yang rill adalah harapan yang tertanam sejak kita lahir dan sifatnya itu nyata.
Contoh :
Proses pembelajaran, maksudnya dengan adanya sebuah proses pembelajaran dapat menimbulkan kecerdasan serta menambah wawasan, serta mengali keahlian atau life skill semua itu berawal dari “ ilmu “ dan kemungkinan besar akan menimbulkan harapan, maksudnya harapan disini adalh menjadi juara kelas.
Harapan yang sifatnya non riil. Artinya harapan ini berawal dari khayalan atau impian
Contoh :
Cita-cita
Cita-cita yang kita tanam sejak lahir hingga sekarang pasti dapat merubah harapan kita. Hal ini dikarenakan oleh perubahan pola fikiran kita yang semakin dewasa akan lebih berfikir lebih kritis dan logis.
Setiap manusia pasti mempunya harapan untuk mencapai suatu tujuan. Atau nama bekennya menuju ti-kus,, maksudnya titik focus..
Hhheee..
Jika manusia dapat mengarah kesatu tujuan atau focus harapan yang dia inginkan insya ALLAH focusnya akan tercapai sesuai keinginanya.
Focus adalah sebuah titik tempuh yang mendorong manusia untuk mencapai satu tujuannya, sehingga hal tersebut dapat bernilai untuknya.
Harapan yang diawali dengan niat dan usaha pasti akan bernilai. Dengan adanya harapan manusia dapat hidup termotivasi untuk membangun “paradigma hidupnya” serta dapat merencanakan paradigma hidup demi tercapainya sebuah keinginan sehingga lahirlah harapan. Tapi harapan belum tentu bias mengkedepankan manusia , karena semua ini kembali kepada diri sendiri. Diri sendirilah yang menentukan hasil dari sebuah harapan itu. Inilah penjabaran dari manusia dan harapan.
Sabtu, 25 Desember 2010
MANUSIA DAN KEADILAN
Manusia dan keadilan saling berkaitan, manusia merupakan factor intern sedangkan keadilan merupakan factor ektern, dalam kehidupan terdapat factor pendukung manusia dan keadilan factor tersebut dibedakan menjadi 2 :
1. factor internalnya yaitu manusia,,
2. factor eksternalnya yaitu keadilan..
hal ini karena keadilan pasti berasal dari luar dan pelakunya adalah manusia.
Secara etimologi keadilan adalah sikap yang yidak memihak, artinya bersikap adil intuk mencari suatu mufakat dalam bermusyawarah ataupun dalam kegiatan apapun..
Keadilan dapat dibedakan menjadi beberapa hal :
Keadilan berdasarkan hukum
Keadilan berdasarkan social budaya
Keadilan berdasarkan universal
Penjabaran tentang keadilan hokum yaitu, keadilan yang dinilai melalui hokum. Keadilan ini menurut saya belum terlaksana dengan baik. Karena keadilan berdasarkan hukum masih dapat dibayar dengan uang. Dalam hal ini juga terdapat suatu keganjalan, karena rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia yang menyebabkan masyarakat terkadang salah menilai hukum. Hal ini yang menyebabkan nilai keadilan dimata hukum tidak selaras sesuai aturan hukum yang berlaku.
Keadilan berdasarkan social budaya merupakan keadilan tang tertuang pada adapt istiadat budaya setempat. Inti keadilan ini terletak pada lingkungannya. Tetapi keadilan inidalam hal ini terkadang manusia lalai, yang seharusnya manusia yang mempengaruhi lingkungan, keadaan ini berbalik demikian. Jadi lingkungan yang mempengaruhi manusia.
Keadilan berdasarkan universal artinya keadilan yang sifatnya nyata, hal ini dikarenakan langsung berhubungan dengan “ SANG KHOLIK “ keadilan ini hanya dapat dinilai nanti diakhirat.bahkan tidak dapat dihakimi didunia, sebab hukuman atas keadilan ini hanya dinilai oleh ALLAH.
Intinya bila kita mempelajari keadilan didunia dan diakhirat sudah diatur,
Jika didunia diatur akan politik dan campur tangan manusia. Tetapi bila diakhirat tidak dapat dicampuri dengan siapapun.
Manusia dan keadilan saling berkaitan, manusia merupakan factor intern sedangkan keadilan merupakan factor ektern, dalam kehidupan terdapat factor pendukung manusia dan keadilan factor tersebut dibedakan menjadi 2 :
1. factor internalnya yaitu manusia,,
2. factor eksternalnya yaitu keadilan..
hal ini karena keadilan pasti berasal dari luar dan pelakunya adalah manusia.
Secara etimologi keadilan adalah sikap yang yidak memihak, artinya bersikap adil intuk mencari suatu mufakat dalam bermusyawarah ataupun dalam kegiatan apapun..
Keadilan dapat dibedakan menjadi beberapa hal :
Keadilan berdasarkan hukum
Keadilan berdasarkan social budaya
Keadilan berdasarkan universal
Penjabaran tentang keadilan hokum yaitu, keadilan yang dinilai melalui hokum. Keadilan ini menurut saya belum terlaksana dengan baik. Karena keadilan berdasarkan hukum masih dapat dibayar dengan uang. Dalam hal ini juga terdapat suatu keganjalan, karena rendahnya tingkat pendidikan di Indonesia yang menyebabkan masyarakat terkadang salah menilai hukum. Hal ini yang menyebabkan nilai keadilan dimata hukum tidak selaras sesuai aturan hukum yang berlaku.
Keadilan berdasarkan social budaya merupakan keadilan tang tertuang pada adapt istiadat budaya setempat. Inti keadilan ini terletak pada lingkungannya. Tetapi keadilan inidalam hal ini terkadang manusia lalai, yang seharusnya manusia yang mempengaruhi lingkungan, keadaan ini berbalik demikian. Jadi lingkungan yang mempengaruhi manusia.
Keadilan berdasarkan universal artinya keadilan yang sifatnya nyata, hal ini dikarenakan langsung berhubungan dengan “ SANG KHOLIK “ keadilan ini hanya dapat dinilai nanti diakhirat.bahkan tidak dapat dihakimi didunia, sebab hukuman atas keadilan ini hanya dinilai oleh ALLAH.
Intinya bila kita mempelajari keadilan didunia dan diakhirat sudah diatur,
Jika didunia diatur akan politik dan campur tangan manusia. Tetapi bila diakhirat tidak dapat dicampuri dengan siapapun.
MANUSIA DAN TANGGUNGJAWAB
Manusia dan tanggungjawab selalu berkaitan dengan pola tingkah laku. Pola tingkah laku dibedakan menjadi 2 :
1. pola tingkah laku terpuji
2. pola tingkah laku yercela.
Pola tingkah laku terpuji adalah suatu sikap yang berfikir kreatif dan logic. Artinya berfikir sebelum melaksanakan hal tersebut, dimana kebaikanlah yang menjadi hal penunjang sikap terpuji. Dalam pola tingkah laku terpuji harus diiringi dengan rasa tanggungjawab.
Contoh :
Mengamalkan butir pancasila, dalam mengamalkan butir pancasila kita harus didukung dengan tanggungjawab.” Jangan hanya mengetahui isinya, Tetapi kita tidak didukung dengan tanggungjawab.” Artinya tanggungjawab disini yaitu berjiwa patriotisme dan nasionalisme.
Pola tingkah laku tercela adalah suaty sikap yang dodasar tanpa adanya pemikiran khusus, hal ini hanya mementingkan egois dan naluri saja.
Contoh :
Kenakalan remaja, dalam hal ini banyak manusia yang lepas control dari tanggungjawabnya, karena mementingkan nalurinya saja. Banyaknya sesuatu hal yang tanpa disdari akibat perilaku manusia yang tidak dapat menahan naluri dan egonya. Hal ini yang menyebabkan maraknya dikalangan remaja yang rawan atas kecelakaan. Banyaknya korban aborsi yang tak bersalah karena kurangnya tanggungjawab manusia.
Itulahlah sebuah penjabaran tentang manusia dan tanggungjawab, manusia yang berfikir kritis pasti dapat menanamkan tanggungjawabnya pada dirinya sendiri. Tetapi hal ini terkadang dianggap mudah bagi manusia, yang menyebabkan rendahnya tingkat kesadaran akan tanggungjawab. Jika kita ingin menjadi warga negara yang berkembang berfikirlah positif dan tanamkanlah tanggungjawab. Karena tanggungjawablah bisa mendorong kita dalam kehidupan.
Manusia dan tanggungjawab selalu berkaitan dengan pola tingkah laku. Pola tingkah laku dibedakan menjadi 2 :
1. pola tingkah laku terpuji
2. pola tingkah laku yercela.
Pola tingkah laku terpuji adalah suatu sikap yang berfikir kreatif dan logic. Artinya berfikir sebelum melaksanakan hal tersebut, dimana kebaikanlah yang menjadi hal penunjang sikap terpuji. Dalam pola tingkah laku terpuji harus diiringi dengan rasa tanggungjawab.
Contoh :
Mengamalkan butir pancasila, dalam mengamalkan butir pancasila kita harus didukung dengan tanggungjawab.” Jangan hanya mengetahui isinya, Tetapi kita tidak didukung dengan tanggungjawab.” Artinya tanggungjawab disini yaitu berjiwa patriotisme dan nasionalisme.
Pola tingkah laku tercela adalah suaty sikap yang dodasar tanpa adanya pemikiran khusus, hal ini hanya mementingkan egois dan naluri saja.
Contoh :
Kenakalan remaja, dalam hal ini banyak manusia yang lepas control dari tanggungjawabnya, karena mementingkan nalurinya saja. Banyaknya sesuatu hal yang tanpa disdari akibat perilaku manusia yang tidak dapat menahan naluri dan egonya. Hal ini yang menyebabkan maraknya dikalangan remaja yang rawan atas kecelakaan. Banyaknya korban aborsi yang tak bersalah karena kurangnya tanggungjawab manusia.
Itulahlah sebuah penjabaran tentang manusia dan tanggungjawab, manusia yang berfikir kritis pasti dapat menanamkan tanggungjawabnya pada dirinya sendiri. Tetapi hal ini terkadang dianggap mudah bagi manusia, yang menyebabkan rendahnya tingkat kesadaran akan tanggungjawab. Jika kita ingin menjadi warga negara yang berkembang berfikirlah positif dan tanamkanlah tanggungjawab. Karena tanggungjawablah bisa mendorong kita dalam kehidupan.
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
Jika dipadukan antara manusia dan pandangan hidup tidak ada perbedaan.Manusia dan pandangan hidup saling menempati dan saling berinteraksi,artinya manusia dan pandangan hidup tidak lepas dari unsure :
1. Kegelisahan
2. Keadilan
3. Harapan
4. Tanggung jawab
Berdasarkan ke 4 elemen unsure diatas manusia dan pandangan hidup saling berhubungan.Contoh : kegelisahan,dalam hidup pasti kita sering kali mendapatkan rasa gelisah atau ketakutan.Hal tersebut sudah kodrati,hanya saja tergantung kepada manusia sendiri apakah kegelisahan positif ataukah kegelisahan negative yang menghatuinya.Hal ini sudah dijelaskan pada manusia dan kegelisahan.
Selanjutnya unsure harapan dalam pandangan hidup .Pandangan hidup dalam kehidupan manusia dan pandangan hidup pasti mempunyai gambaran akan sebuah harapan dalam kehidupan manusia pasti memiliki harapan yang bernilai.Hal ini yang akan merubah pandangan hidup manusia dalam berpandangan hidup.
Sekarang langsung saja saya kaitkan antara manusia dan pandangan hidup dengan keadilan dan tanggung jawab.Dalam pandangan hidup unsure keadilan juga menyelimuti diri manusia.Sebab dalam kehidupan anda harus bersikap adil dan menetukan tanggung jawab sehingga dalam membangun pandangan hidup yang akan menciptakan paradigma hidup ysng bsru. “Fresh Grade”
Intinya manusia dan pandangan hidup terdiri atas unsure_unsur yang tidak terlepas dari :
1.Kegelisahan
2.Keadilan
3.Harapan
4.Tanggung jawab
Sehingga dapat menciptakan pandangan hidup yang logis.
Jika dipadukan antara manusia dan pandangan hidup tidak ada perbedaan.Manusia dan pandangan hidup saling menempati dan saling berinteraksi,artinya manusia dan pandangan hidup tidak lepas dari unsure :
1. Kegelisahan
2. Keadilan
3. Harapan
4. Tanggung jawab
Berdasarkan ke 4 elemen unsure diatas manusia dan pandangan hidup saling berhubungan.Contoh : kegelisahan,dalam hidup pasti kita sering kali mendapatkan rasa gelisah atau ketakutan.Hal tersebut sudah kodrati,hanya saja tergantung kepada manusia sendiri apakah kegelisahan positif ataukah kegelisahan negative yang menghatuinya.Hal ini sudah dijelaskan pada manusia dan kegelisahan.
Selanjutnya unsure harapan dalam pandangan hidup .Pandangan hidup dalam kehidupan manusia dan pandangan hidup pasti mempunyai gambaran akan sebuah harapan dalam kehidupan manusia pasti memiliki harapan yang bernilai.Hal ini yang akan merubah pandangan hidup manusia dalam berpandangan hidup.
Sekarang langsung saja saya kaitkan antara manusia dan pandangan hidup dengan keadilan dan tanggung jawab.Dalam pandangan hidup unsure keadilan juga menyelimuti diri manusia.Sebab dalam kehidupan anda harus bersikap adil dan menetukan tanggung jawab sehingga dalam membangun pandangan hidup yang akan menciptakan paradigma hidup ysng bsru. “Fresh Grade”
Intinya manusia dan pandangan hidup terdiri atas unsure_unsur yang tidak terlepas dari :
1.Kegelisahan
2.Keadilan
3.Harapan
4.Tanggung jawab
Sehingga dapat menciptakan pandangan hidup yang logis.
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
Jika kita bertanya tentang manusia dan kegelisahan pasti ini semua saling berhubungan erat. Dimana setiap mahkluk khususnya manusia pasti selalu dihadapi dengan rasa gelisah .Didalam pemukiran saya manusia dan kegelisahan itu seperti air dengan perahu,yaitu saling berhubungan .jika tidak ada air,maka perahu tak bias berjalan
Sama seperti kegelisahan,jika tidak ada manusia,pasti tidak akan ada kegelisahan.Kegelisahan itu adalah suatu sikap yang menunjukan rasa ketakutan yang mendalam.
Tapi dalam pemikiran saya,kegelisahan itu terbagi menjadi dua,yaitu kegelisahan positif dan kegelisahan negatif.
Awal dari kegelisahan positif ialah kegelisahan yang berdampak membangun pengembangan diri,contohnya ialah kegelisahan dalam sebuah menghadapi sebuah tantangan hidup,kegelisahan atas rasa bersalah yang membuat kita ingin meminta maaf.
Namun berbeda dengan kegelisahan negative yang ada ,contohnya ialah kegelisahan ini akan hadir ketika kita dihadapi dengan rasa ketidakjujuran.Maksudnya berbohong,berdusta,dan lainnya.Awal dari sebuah kegelisahan adalah rasa ketakutan yang mendalam dapat menghadirkan kegelisahan.
Manusia dan kegelisahan itu memang sudah kodrati,karena sikap danpola tingkah laku manusia pasti selalu dihadirkan dengan rasa kegelisahan.Jika manusia tidak dihadapi dengan rasa kegelisahan pasti manusia tidak dapat membedakan yang baik dan yang buruk.
Dengan adanya sebuah kegelisahan membuat manusiajadi berfikir kritis dan logis.
Peran sebuah kegelisahan sangatlah penting,bahkan selalu ada dalam segala sesuatu saat kita mengambil sebuah sikap.
Jadi sekarang menurut saya kegelisahan itu adalah sebuah sikap yang dimiliki oleh manusia saat mengambil sebuah sikap.Sikap itu akan menjadi sebuah awal dari timbulnya kegelisahan.Sikap yang diambil dengan cara yang positif akan menimbulkan sesuatu kegelisahan yang positif juga.Dan sebaliknya,jikasikap yang ditunjukan sikap yang negative maka akan menimbulkan kegelisahan negative bias diartikan manusia dan kegelisahan itu saling berhubungan erat.
Jika kita bertanya tentang manusia dan kegelisahan pasti ini semua saling berhubungan erat. Dimana setiap mahkluk khususnya manusia pasti selalu dihadapi dengan rasa gelisah .Didalam pemukiran saya manusia dan kegelisahan itu seperti air dengan perahu,yaitu saling berhubungan .jika tidak ada air,maka perahu tak bias berjalan
Sama seperti kegelisahan,jika tidak ada manusia,pasti tidak akan ada kegelisahan.Kegelisahan itu adalah suatu sikap yang menunjukan rasa ketakutan yang mendalam.
Tapi dalam pemikiran saya,kegelisahan itu terbagi menjadi dua,yaitu kegelisahan positif dan kegelisahan negatif.
Awal dari kegelisahan positif ialah kegelisahan yang berdampak membangun pengembangan diri,contohnya ialah kegelisahan dalam sebuah menghadapi sebuah tantangan hidup,kegelisahan atas rasa bersalah yang membuat kita ingin meminta maaf.
Namun berbeda dengan kegelisahan negative yang ada ,contohnya ialah kegelisahan ini akan hadir ketika kita dihadapi dengan rasa ketidakjujuran.Maksudnya berbohong,berdusta,dan lainnya.Awal dari sebuah kegelisahan adalah rasa ketakutan yang mendalam dapat menghadirkan kegelisahan.
Manusia dan kegelisahan itu memang sudah kodrati,karena sikap danpola tingkah laku manusia pasti selalu dihadirkan dengan rasa kegelisahan.Jika manusia tidak dihadapi dengan rasa kegelisahan pasti manusia tidak dapat membedakan yang baik dan yang buruk.
Dengan adanya sebuah kegelisahan membuat manusiajadi berfikir kritis dan logis.
Peran sebuah kegelisahan sangatlah penting,bahkan selalu ada dalam segala sesuatu saat kita mengambil sebuah sikap.
Jadi sekarang menurut saya kegelisahan itu adalah sebuah sikap yang dimiliki oleh manusia saat mengambil sebuah sikap.Sikap itu akan menjadi sebuah awal dari timbulnya kegelisahan.Sikap yang diambil dengan cara yang positif akan menimbulkan sesuatu kegelisahan yang positif juga.Dan sebaliknya,jikasikap yang ditunjukan sikap yang negative maka akan menimbulkan kegelisahan negative bias diartikan manusia dan kegelisahan itu saling berhubungan erat.
Rabu, 03 November 2010
KONSEPSI IBD DAN KEMANUSIAAN
Konsepsi IBD Dan Kemanusiaan
Alam, seni dan budaya, manusia kreatif, dan pariwisata Magelang Indonesia terhadap dunia perbukuan, seni, budaya, dan kemanusian proses transformasi identitas kultural, dan konsepsi . Judul Tulisan : Konsepsi ilmu budaya dasar dalam kesusteraan Secara sederhana IBD adalah masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia . Bahasa Melayu pelajar asing: Satu kerangka konsepsiProceeding of 2nd International Conference ILANNS 2009, Malaysia dan Fakulti Sains Kemasyarakatan dan Kemanusian Kertas kerja dibentangan di Simposium Kebudayaan Indonesia . atas pelaku kejahatan ekonomi, pilitik dan kemanusian kehidupan sosial, politik, ekonomi dan kebudayaan. Meski sekarang Indonesia “Pentingnya konsepsi bukan ditentukan oleh siapa .
Beberapa definisi tentang Ilmu Budaya Dasar ( IBD ) :
>>Ilmu Budaya Dasar, adalah pengetahuan yang dapat memberikan pengetahuan dasar serta pengertian umum tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan.
>> Ilmu Budaya Dasar, adalah pengetahuan tentang perilaku dasar - dasar dari manusia.
>> Ilmu Budaya Dasar, adalah ilmu gabungan, yang secara bersama atau sendiri dapat dipakai sebagai alat untuk memecahkan masalah manusia sebagai makhluk yang berbudaya, baik dalam kedudukannya sebagai makhluk individu, sosial, maupun ciptaan Tuhan.
Ilmu Budaya Dasar menjadi salah satu usaha mengembangkan kepribadian denga cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai – nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya.
Untuk mencapai hal tersebut, Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :
>>Mengusahakan penajaman kepekaan terhadap lingkungan budaya, sehingga lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.
>> Member kesempatan untuk memperluas pandangan tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut dua hal tersebut.
>>Mengusahakan aga dapat menjadi calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh dalam sifat kedaerahan.
Ilmu Budaya Dasar juga memiliki tujuan, beberapa tujuan tersebut antara lain :
>> Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain yang sebelumnya dikenal luar saja.
>> Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain.
>> Sebagai bekal penting dalam hidup bergaul.
>> Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia.
>> Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya.
>> Memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut serta mengembangkan budaya bangsa serta melestarikannya.
>> Tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan kekotaan.
>> Mengetahui perilaku manusia dan bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia.
>>Tanggap pada hasil budaya manusia secara mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang dibuatnya.
>>Sebagai calon pemimpin bangsa dan ahli dalam disiplin ilmu supaya tidak jatuh dalam sifat kedaerahan dan kekotaan sebagai disiplin ilmu yang kaku.
>>Mengembangkan daya kritis pada persoalan kemanusiaan dan kebudayaan agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun.
>>Menambah kemampuan untuk menanggapi masalah nilai - nilai budaya dalam masyarakat.
>>Agar dapat memenuhi tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Dharma Pendidikan.
Ilmu Budaya Dasar memiliki ruang lingkup, ruang lingkup dalam Ilmu budaya dasar antara lain :
>> Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat di dekati dengan menggunakan pengetahuan budaya ( the humanities ).
>> Hakekat manusia yang satu sama lain atau universal akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Berikut adalah beberapa masalah yang pasti barkaitan dalam konteks budaya suatu negara dan masyarakatnya :
>>Kenyataan bahwa suatu negara terdri atas berbagai budaya dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin sebagai aspek kebudayaannya.
>> Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya yang sehingga dengan sendirinya mental manusia terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauhdari pembentuka nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
>>Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap teknologi yang telah diciptakannya.
Prof.Dr.Harsya bachtiar mengelompokan 3 kelompok tentang ilmu dan pengetahuan, yaitu :
1) Ilmu – ilmu alamiah.
Bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berklaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil ini kemudian digeneralisasi, dan dibuat prediksi. Yang termasuk kelompok – kelompok ilmu alamiah adalah astronomi, kimia, fisika, biologi, kedokteran dan mekanika.
2) Ilmu – ilmu sosial.
Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Caranya ialah menggunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan peryataan –pernyataan yang bersifat unik dan kemudian diberi arti. Yang termasuk kelompok ilmu sosial adalah ekonomi, sosiologi, politik, psikologi.
3) Pengetahuan budaya
Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengakji hal ini, menggunakan metode pengugkapan peristiwa dan pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti
Kemanusiaan……..
Manusia adalah mahluk yang tak dapat di pisahkan atau hidup sendiri (individu) karena manusia mempunyai rasa ketergantungan satu sama lain yang sangat tinggi. Sejauh apapun berusaha untuk hidup sendiri tetap saja suatu saat nanti pasti akan membutuhkan atau dibutuhkan oleh orang lain. Manusia hidup saling berdampingan satu sama lain, saling melengkapi dan menolong bagi yang membutuhkan pertolongan. banyak hal tang dapat dipelajari dari hidup kebersamaan satu sama lain, bisa mengerti arti kehidupan sesungguhnya yang penuh warna beragam dan menjadi misteri bagi yang menjalankan kehidupannya dengan baik.
Nilai Kemanusiaan
Dalam kehidupan kesehariaanya manusia seringkali dihadapkan pada permasalahan yang kompleks dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda satu sama lain, oleh karena itu di butuhkan suatu nilai yang dapat menjadi kebersamaan untuk menjalin hubungan yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Dengan menolong sesama kita dapat membantu orang lain yang membutuhkan bantuan atau uluran tangan dari manusia yang dapat membantunya. Dalam berbudaya juga dibutuhkan nilai kemanusiaan yang dapat menjadi simbol untuk saling meenhargai kebudayaan yang dimiliki setiap daerah maupun suku tertentu. Manusai juga di tuntut untuk selalu mencintai dirinya sendiri karena dengan itu dapat mengajrkan betapa pentingnya menghargai sesuatu yang dimiliki seseorang baik kelebihan maupun kekurangan. Pada setiap agama selalu mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan dan menjunjung tinggi rasa tenggang rasa satu sama lain, kehidupan yang damai dan tentram akan tercipta apabila setiap individunya mengerti akan makna kehidupan yang sebenarnya.
Kaitan Budaya Dalam Kesustrataan
Sastra juga lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakeketnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat, yang juga menggunakan bahasa adalah abstraksi. Sastra juga didukyng oleh cerita . dengan cerits rang akan lebih mudah tertarik, dan dengan cerita orang akan lebih mudah menceritakan gagasan-gagasanya dalam bentuk yang tidak normatif.. cabang-cabang seni yang lain juga dapay menarik tanpa cerita, akan tetapi akan sulit bagi penciptanya mengemukakan gagasanya. Dalam musik misalnya, kata kata penciptanya tertelan oleh melodinya.
Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu mata kuliah yang diberikan dalam satu semester. Ilmu Budaya Dasar tidak dimasukan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk dalam pengetahuan budaya. Akan tetapi Ilmu Budaya Dasar semata- mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa`dangan cara` memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya dan kesustrataan.
Alam, seni dan budaya, manusia kreatif, dan pariwisata Magelang Indonesia terhadap dunia perbukuan, seni, budaya, dan kemanusian proses transformasi identitas kultural, dan konsepsi . Judul Tulisan : Konsepsi ilmu budaya dasar dalam kesusteraan Secara sederhana IBD adalah masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia . Bahasa Melayu pelajar asing: Satu kerangka konsepsiProceeding of 2nd International Conference ILANNS 2009, Malaysia dan Fakulti Sains Kemasyarakatan dan Kemanusian Kertas kerja dibentangan di Simposium Kebudayaan Indonesia . atas pelaku kejahatan ekonomi, pilitik dan kemanusian kehidupan sosial, politik, ekonomi dan kebudayaan. Meski sekarang Indonesia “Pentingnya konsepsi bukan ditentukan oleh siapa .
Beberapa definisi tentang Ilmu Budaya Dasar ( IBD ) :
>>Ilmu Budaya Dasar, adalah pengetahuan yang dapat memberikan pengetahuan dasar serta pengertian umum tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan.
>> Ilmu Budaya Dasar, adalah pengetahuan tentang perilaku dasar - dasar dari manusia.
>> Ilmu Budaya Dasar, adalah ilmu gabungan, yang secara bersama atau sendiri dapat dipakai sebagai alat untuk memecahkan masalah manusia sebagai makhluk yang berbudaya, baik dalam kedudukannya sebagai makhluk individu, sosial, maupun ciptaan Tuhan.
Ilmu Budaya Dasar menjadi salah satu usaha mengembangkan kepribadian denga cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai – nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya.
Untuk mencapai hal tersebut, Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :
>>Mengusahakan penajaman kepekaan terhadap lingkungan budaya, sehingga lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru.
>> Member kesempatan untuk memperluas pandangan tentang masalah kemanusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut dua hal tersebut.
>>Mengusahakan aga dapat menjadi calon pemimpin bangsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh dalam sifat kedaerahan.
Ilmu Budaya Dasar juga memiliki tujuan, beberapa tujuan tersebut antara lain :
>> Mengenal lebih dalam dirinya sendiri maupun orang lain yang sebelumnya dikenal luar saja.
>> Mengenal perilaku diri sendiri maupun orang lain.
>> Sebagai bekal penting dalam hidup bergaul.
>> Perlu bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia serta mau tahu perilaku manusia.
>> Tanggap terhadap hasil budaya manusia secara lebih mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang diciptakannya.
>> Memiliki penglihatan yang jelas pemikiran serta yang mendasar serta mampu menghargai budaya yang ada di sekitarnya dan ikut serta mengembangkan budaya bangsa serta melestarikannya.
>> Tidak jatuh kedalam sifat-sifat kedaerahan dan kekotaan.
>> Mengetahui perilaku manusia dan bersikap luwes dalam pergaulan setelah mendalami jiwa dan perasaan manusia.
>>Tanggap pada hasil budaya manusia secara mendalam sehingga lebih peka terhadap masalah pemikiran perasaan serta perilaku manusia dan ketentuan yang dibuatnya.
>>Sebagai calon pemimpin bangsa dan ahli dalam disiplin ilmu supaya tidak jatuh dalam sifat kedaerahan dan kekotaan sebagai disiplin ilmu yang kaku.
>>Mengembangkan daya kritis pada persoalan kemanusiaan dan kebudayaan agar mampu memenuhi tuntutan masyarakat yang sedang membangun.
>>Menambah kemampuan untuk menanggapi masalah nilai - nilai budaya dalam masyarakat.
>>Agar dapat memenuhi tuntutan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Dharma Pendidikan.
Ilmu Budaya Dasar memiliki ruang lingkup, ruang lingkup dalam Ilmu budaya dasar antara lain :
>> Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat di dekati dengan menggunakan pengetahuan budaya ( the humanities ).
>> Hakekat manusia yang satu sama lain atau universal akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Berikut adalah beberapa masalah yang pasti barkaitan dalam konteks budaya suatu negara dan masyarakatnya :
>>Kenyataan bahwa suatu negara terdri atas berbagai budaya dan segala keanekaragaman budaya yang tercermin sebagai aspek kebudayaannya.
>> Proses pembangunan dampak positif dan negatif berupa terjadinya perubahan dan pergeseran sistem nilai budaya yang sehingga dengan sendirinya mental manusia terkena pengaruhnya. Akibat lebih jauhdari pembentuka nilai budaya ini akan timbul konflik dalam kehidupan.
>>Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menimbulkan perubahan kondisi kehidupan manusia, menimbulkan konflik dengan tata nilai budayanya, sehingga manusia bingung sendiri terhadap teknologi yang telah diciptakannya.
Prof.Dr.Harsya bachtiar mengelompokan 3 kelompok tentang ilmu dan pengetahuan, yaitu :
1) Ilmu – ilmu alamiah.
Bertujuan untuk mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Caranya ialah dengan menentukan hokum yang berklaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil ini kemudian digeneralisasi, dan dibuat prediksi. Yang termasuk kelompok – kelompok ilmu alamiah adalah astronomi, kimia, fisika, biologi, kedokteran dan mekanika.
2) Ilmu – ilmu sosial.
Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Caranya ialah menggunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan peryataan –pernyataan yang bersifat unik dan kemudian diberi arti. Yang termasuk kelompok ilmu sosial adalah ekonomi, sosiologi, politik, psikologi.
3) Pengetahuan budaya
Bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengakji hal ini, menggunakan metode pengugkapan peristiwa dan pernyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti
Kemanusiaan……..
Manusia adalah mahluk yang tak dapat di pisahkan atau hidup sendiri (individu) karena manusia mempunyai rasa ketergantungan satu sama lain yang sangat tinggi. Sejauh apapun berusaha untuk hidup sendiri tetap saja suatu saat nanti pasti akan membutuhkan atau dibutuhkan oleh orang lain. Manusia hidup saling berdampingan satu sama lain, saling melengkapi dan menolong bagi yang membutuhkan pertolongan. banyak hal tang dapat dipelajari dari hidup kebersamaan satu sama lain, bisa mengerti arti kehidupan sesungguhnya yang penuh warna beragam dan menjadi misteri bagi yang menjalankan kehidupannya dengan baik.
Nilai Kemanusiaan
Dalam kehidupan kesehariaanya manusia seringkali dihadapkan pada permasalahan yang kompleks dengan tingkat kesulitan yang berbeda-beda satu sama lain, oleh karena itu di butuhkan suatu nilai yang dapat menjadi kebersamaan untuk menjalin hubungan yang lebih baik lagi dari sebelumnya. Dengan menolong sesama kita dapat membantu orang lain yang membutuhkan bantuan atau uluran tangan dari manusia yang dapat membantunya. Dalam berbudaya juga dibutuhkan nilai kemanusiaan yang dapat menjadi simbol untuk saling meenhargai kebudayaan yang dimiliki setiap daerah maupun suku tertentu. Manusai juga di tuntut untuk selalu mencintai dirinya sendiri karena dengan itu dapat mengajrkan betapa pentingnya menghargai sesuatu yang dimiliki seseorang baik kelebihan maupun kekurangan. Pada setiap agama selalu mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan dan menjunjung tinggi rasa tenggang rasa satu sama lain, kehidupan yang damai dan tentram akan tercipta apabila setiap individunya mengerti akan makna kehidupan yang sebenarnya.
Kaitan Budaya Dalam Kesustrataan
Sastra juga lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakeketnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat, yang juga menggunakan bahasa adalah abstraksi. Sastra juga didukyng oleh cerita . dengan cerits rang akan lebih mudah tertarik, dan dengan cerita orang akan lebih mudah menceritakan gagasan-gagasanya dalam bentuk yang tidak normatif.. cabang-cabang seni yang lain juga dapay menarik tanpa cerita, akan tetapi akan sulit bagi penciptanya mengemukakan gagasanya. Dalam musik misalnya, kata kata penciptanya tertelan oleh melodinya.
Ilmu Budaya Dasar merupakan salah satu mata kuliah yang diberikan dalam satu semester. Ilmu Budaya Dasar tidak dimasukan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk dalam pengetahuan budaya. Akan tetapi Ilmu Budaya Dasar semata- mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa`dangan cara` memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya dan kesustrataan.
MANUSIA DAN CINTA KASIH
Manusia & Cinta Kasih
Cinta amat penting dalam kehidupan manusia. Belumlah sempurna hidup seseorang jika dalam hidupnya tidak pernah merasakan apa artinya cinta, karena hidup manusia di dunia tidak sendiri, melainkan selalu melibatkan pihak lain.
Dalam diri manusia terdapat dua sumber kekuatan yang menggerakkan manusia untuk berbuat dan bertingkah laku, termasuk untuk mencinta dan dicinta. Dua sumber yang dimaksudkan adalah akal dan budi di satu pihak, dan di pihak lain adalah nafsu.
Cinta mengacu pada perilaku manusia yang sangat luas dan kompleks. Klasifikasi umum menggambarkan bentuk cinta terdiri dari persahabatan, cinta yang romantis, dan cinta yang penuh afeksi atau kebersamaan.
Jika kita dengar kata – kata itu maka akan teringat pada satu definisi dasar yang berhubungan dengan persaan yang mungkin dapat mengingatkan kita pada seseorang yang memilki arti khusus dalam diri atau hidup kita. Persaan itu “Cinta” pasti akan datang pada diri setiap manusia ditampik atau tidak. Nurani setiap manusia pasti akan mengakui tentang perasaan yang satu itu ”Cinta” hanya saja mulutlah yang berkata bohong.
Cinta hanya datang pada mahluk Tuhan yang bernama manusia karena pada diri setiap diri manusia akan selalu diimbangi oleh akal dan nafsu. Dan cinta tidak akan pernah datang pada mahluk Tuhan lainnya karena mereka “Mahluk Tuhan Selain manusia” hanya memilki nafsu saja atau bahkan tidak sama sekali. Sebagai contoh sederhana malaikat, ia hanya memilki kebaikan saja dan selalu beribadah pada Tuhan begitu pula Iblis yang hanya memilki nafsu keburukan “menghasut dan selalu mengajak kita “manusia” agar mengikuti jalannya”. Kebaikan dan keburukan tersebut dapat dikategorikan kedalam nafsu atau emosionalitas. Pada binatang dan tumbuhanpun demikan. Hewan atau binatang hanya memilki nafsu dan bukan cinta karena pada hewan atau binatang didak disertai akal dan nurani.
Perasaan yang berawal dari pandangan mata hingga turun kehati merupakan bagian dari hidup dan kehidupan manusia, yang esensinya dapat melahirkan kreatifirtas dan cipta atau hasil karya melalui proses akhir, yaitu tanggung jawab. Cinta pada dasarnya dapat dikatakan sebagai budaya yang menggunakan perasaan serta akal sehat.
Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni yang dituangkan dalam goresan kertas dan kanvas seperti seni lukis dan gambar.
Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni yang memadukan irama dan nada dalam satu dinamisasi yang dikenal sebagai lagu dan seni musik.
Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni melalui goresan pena yang disebut sajak, pantun atau novel.
Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni yang menggabungkan antara medidisasi nada dan goresan pena yang melahirkan drama, film dan lain sebagainya.
Dan dari sebuah cintalah dapat melahirkan tanggung jawab, baik pada pasangan atau orang yang kita cintai atau pada lainnya, maka
Dari sebuah cintalah terlahir manusia – manusia baru yang menghuni semesta kita ini.
Ungkapan yang ditimbulkan dari satu kata cinta tentulah tidak dapat dilepaskan dari suatu media perantara yang dapat menggambarkan dan memvisualisasikan serta mendefinisikan tentang perasaan “Cinta” tersebut, baik melalui alat komunikasi “bahasa” yang melahirkan sajak, puisi dan lain sebagainya atau bahkan yang meng-irama-kan nada dan shimpony.
Jika kita berbicara mengenai cinta maka itupun tidak dapat dipisahkan dengan unsur – unsur seni dan kebudayaan yang ada. Cinta sama dengan budaya yaitu suatu rasa, karya dan karsa.
Cinta bukanlah suatu monopoli orang dewasa saja tetapi cinta juga dapat hadir pada anak kecil tanpa memandang siapa, dari mana, warna kulit dan lain sebagainya. Karena cinta pada dasarnya merupakan suatu rasa yang sangat sulit untuk diungkapkan, baik dengan kata atau nada. Cinta itu sendiri tidak dapat dipisahkan dari kasih dan sayang karena keduanya “antara kasih dan sayang” merupakan aplikasi lanjutan atau esensi dari sebuah kata cinta melalui beberapa kata dalam bentuk kasih, sayang, pemujaan dan lainnya yang kesemuanya akan dibalut dalam satukata tingkat tinggi, yaitu tanggung jawab.
Cinta itu sendiri memilik unsur – unsur yang mempengaruhinya. Dengan kata lain penunjang sebagai pembuktian dari pengorbanan karena cinta syarat akan pengorbanan. Seperti ; Tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, pengertian saling percaya dan terbuka dan masih banyak lagi.
Muhamad Iqbal. eorang philosof Pakistan mengatakan tentang cinta. Cinta dimata Iqbal memiliki dimensi spiritual yang dinamakan Isyq-o muhasbat yang memberikan daya kreatifitas yang hidup dan sebagai berdirinya suatu pribadi dan kepribadian. Dimana cinta menduduki urutan pertama dalam tariqh (suatu jalan, cara atau ikhtiar) hingga menuju penyempurnaan diri dan pensucian hati. Cinta menurutnya juga merupakan stasiun terakhir yang terletak pada Tuhan yang bersifat fundamental.
Definisi tepat yang dapat menggambarkan tentang cinta sangatlah sulit untuk dijelaskan secara terperinci dan sempurna, karena jika api cinta sudah berlobar maka akan sangat sulit untuk dipadamkan. Cinta merupakan kekuatan spiritual yang dapat membangkitkan fungsi – fungsi kecerdasan emosional dan secara spiritualitas dapat menembangkan potensi – potensi orang yang sedang mengalaminya.
Cinta amat penting dalam kehidupan manusia. Belumlah sempurna hidup seseorang jika dalam hidupnya tidak pernah merasakan apa artinya cinta, karena hidup manusia di dunia tidak sendiri, melainkan selalu melibatkan pihak lain.
Dalam diri manusia terdapat dua sumber kekuatan yang menggerakkan manusia untuk berbuat dan bertingkah laku, termasuk untuk mencinta dan dicinta. Dua sumber yang dimaksudkan adalah akal dan budi di satu pihak, dan di pihak lain adalah nafsu.
Cinta mengacu pada perilaku manusia yang sangat luas dan kompleks. Klasifikasi umum menggambarkan bentuk cinta terdiri dari persahabatan, cinta yang romantis, dan cinta yang penuh afeksi atau kebersamaan.
Jika kita dengar kata – kata itu maka akan teringat pada satu definisi dasar yang berhubungan dengan persaan yang mungkin dapat mengingatkan kita pada seseorang yang memilki arti khusus dalam diri atau hidup kita. Persaan itu “Cinta” pasti akan datang pada diri setiap manusia ditampik atau tidak. Nurani setiap manusia pasti akan mengakui tentang perasaan yang satu itu ”Cinta” hanya saja mulutlah yang berkata bohong.
Cinta hanya datang pada mahluk Tuhan yang bernama manusia karena pada diri setiap diri manusia akan selalu diimbangi oleh akal dan nafsu. Dan cinta tidak akan pernah datang pada mahluk Tuhan lainnya karena mereka “Mahluk Tuhan Selain manusia” hanya memilki nafsu saja atau bahkan tidak sama sekali. Sebagai contoh sederhana malaikat, ia hanya memilki kebaikan saja dan selalu beribadah pada Tuhan begitu pula Iblis yang hanya memilki nafsu keburukan “menghasut dan selalu mengajak kita “manusia” agar mengikuti jalannya”. Kebaikan dan keburukan tersebut dapat dikategorikan kedalam nafsu atau emosionalitas. Pada binatang dan tumbuhanpun demikan. Hewan atau binatang hanya memilki nafsu dan bukan cinta karena pada hewan atau binatang didak disertai akal dan nurani.
Perasaan yang berawal dari pandangan mata hingga turun kehati merupakan bagian dari hidup dan kehidupan manusia, yang esensinya dapat melahirkan kreatifirtas dan cipta atau hasil karya melalui proses akhir, yaitu tanggung jawab. Cinta pada dasarnya dapat dikatakan sebagai budaya yang menggunakan perasaan serta akal sehat.
Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni yang dituangkan dalam goresan kertas dan kanvas seperti seni lukis dan gambar.
Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni yang memadukan irama dan nada dalam satu dinamisasi yang dikenal sebagai lagu dan seni musik.
Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni melalui goresan pena yang disebut sajak, pantun atau novel.
Dari sebuah cinta dapat melahirkan satu bentuk seni yang menggabungkan antara medidisasi nada dan goresan pena yang melahirkan drama, film dan lain sebagainya.
Dan dari sebuah cintalah dapat melahirkan tanggung jawab, baik pada pasangan atau orang yang kita cintai atau pada lainnya, maka
Dari sebuah cintalah terlahir manusia – manusia baru yang menghuni semesta kita ini.
Ungkapan yang ditimbulkan dari satu kata cinta tentulah tidak dapat dilepaskan dari suatu media perantara yang dapat menggambarkan dan memvisualisasikan serta mendefinisikan tentang perasaan “Cinta” tersebut, baik melalui alat komunikasi “bahasa” yang melahirkan sajak, puisi dan lain sebagainya atau bahkan yang meng-irama-kan nada dan shimpony.
Jika kita berbicara mengenai cinta maka itupun tidak dapat dipisahkan dengan unsur – unsur seni dan kebudayaan yang ada. Cinta sama dengan budaya yaitu suatu rasa, karya dan karsa.
Cinta bukanlah suatu monopoli orang dewasa saja tetapi cinta juga dapat hadir pada anak kecil tanpa memandang siapa, dari mana, warna kulit dan lain sebagainya. Karena cinta pada dasarnya merupakan suatu rasa yang sangat sulit untuk diungkapkan, baik dengan kata atau nada. Cinta itu sendiri tidak dapat dipisahkan dari kasih dan sayang karena keduanya “antara kasih dan sayang” merupakan aplikasi lanjutan atau esensi dari sebuah kata cinta melalui beberapa kata dalam bentuk kasih, sayang, pemujaan dan lainnya yang kesemuanya akan dibalut dalam satukata tingkat tinggi, yaitu tanggung jawab.
Cinta itu sendiri memilik unsur – unsur yang mempengaruhinya. Dengan kata lain penunjang sebagai pembuktian dari pengorbanan karena cinta syarat akan pengorbanan. Seperti ; Tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, pengertian saling percaya dan terbuka dan masih banyak lagi.
Muhamad Iqbal. eorang philosof Pakistan mengatakan tentang cinta. Cinta dimata Iqbal memiliki dimensi spiritual yang dinamakan Isyq-o muhasbat yang memberikan daya kreatifitas yang hidup dan sebagai berdirinya suatu pribadi dan kepribadian. Dimana cinta menduduki urutan pertama dalam tariqh (suatu jalan, cara atau ikhtiar) hingga menuju penyempurnaan diri dan pensucian hati. Cinta menurutnya juga merupakan stasiun terakhir yang terletak pada Tuhan yang bersifat fundamental.
Definisi tepat yang dapat menggambarkan tentang cinta sangatlah sulit untuk dijelaskan secara terperinci dan sempurna, karena jika api cinta sudah berlobar maka akan sangat sulit untuk dipadamkan. Cinta merupakan kekuatan spiritual yang dapat membangkitkan fungsi – fungsi kecerdasan emosional dan secara spiritualitas dapat menembangkan potensi – potensi orang yang sedang mengalaminya.
Langganan:
Postingan (Atom)